NIKMATI HIDUP BERSAMA TUHAN

Membangun Bersama Tuhan

Pengkhotbah 2:1-26
(Ayat 25) Karena siapa dapat makan dan merasakan kenikmatan di luar Dia?

Kehidupan yang kita nikmati hari ini merupakan anugerah dari Tuhan. Makanan yang kita santap, kesehatan yang kita miliki, keluarga yang mengasihi kita dan kesempatan untuk bekerja adalah berkat yang patut kita syukuri. Pengkhotbah mengingatkan kita bahwa tanpa Tuhan, segala kenikmatan dunia tidak akan memberikan kepuasan sejati. Karena itu, jangan hanya menikmati berkat-Nya, tetapi belajarlah untuk selalu mengenal dan mengasihi Sang Pemberi berkat.

Banyak orang berusaha mengumpulkan harta, mengejar kesuksesan dan mencari kesenangan duniawi dengan harapan memperoleh kebahagiaan. Namun, semua itu tidak dapat menggantikan kehadiran Tuhan dalam hidup kita. Kita dapat memiliki banyak hal, tetapi tetap merasa kosong apabila hati kita jauh dari-Nya. Kebahagiaan sejati tidak ditentukan oleh seberapa banyak yang kita miliki, melainkan oleh hubungan kita dengan Tuhan dan kemampuan kita untuk mensyukuri setiap pemberian-Nya.

Tuhan ingin kita menikmati kehidupan dengan hati yang penuh syukur dan tidak selalu merasa kekurangan. Jangan terus membandingkan kehidupan kita dengan orang lain, sebab hal itu dapat merampas sukacita kita. Nikmatilah makanan yang tersedia, hargailah keluarga yang Tuhan berikan, dan jalani pekerjaan kita dengan setia. Ketika kita menyadari bahwa semua yang kita miliki berasal dari Tuhan, hati kita akan dipenuhi damai sejahtera dan sukacita yang tidak bergantung pada keadaan.

Kehidupan yang paling berbahagia bukanlah kehidupan yang memiliki segalanya, melainkan kehidupan yang selalu berjalan bersama Tuhan. Kita harus hidup dekat dengan Tuhan. Belajar menikmati berkat tanpa diperbudak olehnya. Utamakan Tuhan dalam setiap keputusan. Libatkan selalu Tuhan dalam pekerjaan dan bersandarlah kepada-Nya dalam segala keadaan.

|| Kehidupan yang paling berbahagia bukanlah kehidupan yang memiliki segalanya, melainkan kehidupan yang selalu berjalan bersama Tuhan. ||

Renungkan:

  • Apa perbedaan kenikmatan yang dunia berikan dengan kenikmatan yang Tuhan berikan?
  • Bagaimana mendapatkan kenikmatan dari Tuhan?

Doa:
(Apa yang Tuhan Yesus sampaikan melalui pembacaan firman Tuhan hari ini?)