PENGORBANAN YESUS

DH-Pengorbanan Yang Menyelamatkan

Ibrani 9:1-28 (Ayat 28) Demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia.

HUKUM ALLAH

Badai pasti datang

Ibrani 8:1-13 (Ayat 10b) Aku akan menaruh hukum-Ku dalam akal budi mereka dan menuliskannya dalam hati mereka, maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku.

HUKUM ALLAH

Iman Meneguhkan Hukum Taurat

Ibrani 8:1-13 (Ayat 10b) Aku akan menaruh hukum-Ku dalam akal budi mereka dan menuliskannya dalam hati mereka, maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku.

PENGANTARA DENGAN ALLAH

Menjadi Terang

Ibrani 7:1-28 (Ayat 25) Karena itu Ia sanggup juga menyelamatkan dengan sempurna semua orang yang oleh Dia datang kepada Allah. Sebab Ia hidup senantiasa untuk menjadi Pengantara mereka.

PENGANTARA DENGAN ALLAH

DH-Pengantara Dengan Allah

Ibrani 7:1-28 (Ayat 25) Karena itu Ia sanggup juga menyelamatkan dengan sempurna semua orang yang oleh Dia datang kepada Allah. Sebab Ia hidup senantiasa untuk menjadi Pengantara mereka.

SAUH YANG KUAT

Bersandar kepada Tuhan

Ibrani 6:1-20 (Ayat 19) Pengharapan adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita, yang telah dilabuhkan sampai ke belakang tabir.

SAUH YANG KUAT

Sauh yang kuat

Ibrani 6:1-20 (Ayat 19) Pengharapan adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita, yang telah dilabuhkan sampai ke belakang tabir.

MASIH ANAK

DH-Didiklah Anak Dengan Baik

Ibrani 5:1-14 (Ayat 13) Sebab barang siapa masih memerlukan susu ia tidak memahami ajaran tentang kebenaran, sebab ia adalah masih anak kecil.

MASIH ANAK

Kenali Dan Didiklah Anak-anak

Ibrani 5:1-14 (Ayat 13) Sebab barang siapa masih memerlukan susu ia tidak memahami ajaran tentang kebenaran, sebab ia adalah masih anak kecil.

FIRMAN TUHAN LEBIH TAJAM

DHK-Tuhan Tidak Sabar

Ibrani 4:1-16 (Ayat 12) Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang dua mana pun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.