Mazmur 76:1-13
(Ayat 9-10) Dari langit Engkau memperdengarkan keputusan-Mu; bumi takut dan tertegun, pada waktu Allah bangkit untuk memberi penghukuman, untuk menyelamatkan semua yang tertindas di bumi.
Shalom adik-adik,
Pemazmur mengingatkan bangsa Israel bahwa Allah adalah hakim yang adil. Kuasa Allah tidak terbatas. Allah mencintai damai, peduli kepada yang lemah dan tertindas. Allah akan menghakimi dengan adil berdasarkan perbuatan yang telah dilakukan manusia.
Adik-adik, manusia bisa dipengaruhi atau disuap untuk suatu kepentingan, tetapi tidak demikian dengan Allah. Allah adalah hakim yang adil dan keadilan Allah tidak bisa dipengaruhi oleh siapa pun dan apa pun.
Peperangan, penindasan, kekejaman, dan sebagainya terjadi karena keserakahan manusia yang ingin menguasai. Semua terjadi karena manusia sudah tercemar oleh dosa. Keinginan daging berkuasa atas hidup manusia.
Bila adik-adik berada dalam situasi tertindas akibat dari kesewenangan orang yang berkuasa atau perbuatan yang tidak dilakukan. Adik-adik harus percaya bahwa Tuhan Yesus berada di pihak adik-adik. Tuhan Yesus akan membela dan melepaskan adik-adik dari penderitaan yang adik-adik alami. Serahkan semuanya kepada Tuhan Yesus sebagai hakim yang adil.
Adik-adik, penghakiman adalah milik Tuhan Yesus, bagian adik-adik adalah berdoa supaya Tuhan Yesus menyatakan kuasa dan keadilan-Nya kepada mereka yang sudah melakukannya terhadap adik-adik. Sebagai anak Tuhan Yesus, adik-adik harus mengampuni dan memberkati.
|| Tuhan Yesus adalah hakim yang adil, akan membela adik-adik yang percaya. ||
Renungkan:
- Mengapa saya tidak boleh membalas atau menghakimi bila disakiti?
- Apa yang harus saya lakukan bila disakiti atau dilukai?
Doa:
(Apa yang Tuhan Yesus sampaikan melalui pembacaan firman Tuhan hari ini?)

