Mazmur 115:1-18
(Ayat 4) Berhala-hala mereka adalah perak dan emas, buatan tangan manusia.
Shalom adik-adik,
Berhala adalah sesuatu yang didewakan, disembah dan dipuja. Berhala bisa berupa patung, pohon besar yang dikeramatkan, kuburan, jimat dan lain-lain, baik buatan manusia maupun alam.
Namun adik-adik hari ini, berhala tidak selalu berbentuk patung. Sesuatu yang adik-adik miliki, kejar, atau cintai dapat menjadi berhala ketika mengambil tempat Tuhan Yesus dalam hati adik-adik. Uang, pekerjaan, kesuksesan, jabatan, harta, bahkan kemampuan diri sendiri dapat menjadi berhala jika adik-adik mulai mengandalkannya lebih daripada mengandalkan Tuhan Yesus.
Sebagai orang percaya, tentunya adik-adik sudah tahu kalau salah satu dari sepuluh perintah Allah yang diberikan kepada bangsa Israel di gunung Sinai adalah “Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku” (Kel. 20:3), yang artinya Tuhan Yesus melarang adik-adik untuk menyembah berhala atau ilah lain karena menyakiti hati Tuhan Yesus.
Saat ini, jika adik-adik masih memiliki benda-benda yang adik-adik anggap keramat, segera buang benda-benda tersebut. Adik-adik harus mengasihi dan mengutamakan Tuhan Yesus lebih dari segalanya karena hanya Tuhan Yesus yang layak dipuji dan disembah. Jangan pernah adik-adik menduakan Tuhan Yesus dengan apa pun juga.
|| Jangan menyembah berhala, tetapi sembahlah Tuhan Yesus yang sudah mau mati untuk adik-adik. ||
Renungkan:
- Apakah masih ada berhala dalam hidup saya?
- Kenapa saya tidak boleh menyembah berhala?
Doa:
(Apa yang Tuhan Yesus sampaikan melalui pembacaan firman Tuhan hari ini?)

