Mazmur 134:1-3
(Ayat 1) Mari, pujilah Tuhan, hai semua hamba Tuhan, yang datang melayani di rumah Tuhan pada waktu malam.
Melayani Tuhan bukan hanya dilakukan ketika keadaan kita menyenangkan, tetapi juga ketika keadaan kita sulit dan tidak terlihat oleh banyak orang. Mazmur 134 menggambarkan para hamba Tuhan yang tetap datang melayani bahkan pada waktu malam. Ini mengingatkan kita bahwa kesetiaan kepada Tuhan tidak bergantung pada situasi, penghargaan, ataupun pujian manusia.
Sering kali kita ingin melayani ketika semuanya berjalan baik dan kita mendapatkan apresiasi. Namun, Tuhan melihat hati yang tetap setia ketika tidak ada yang memperhatikan. Pelayanan yang dilakukan dengan tulus, sekalipun sederhana dan tersembunyi, sangat berharga di mata Tuhan. Jangan kita berhenti melayani hanya karena lelah, kecewa, atau merasa tidak dihargai.
Mazmur 134 juga mengajarkan bahwa pujian kepada Tuhan harus tetap menjadi bagian dari kehidupan seorang pelayan Tuhan. Kita tidak hanya bekerja bagi Tuhan, tetapi juga melayani Dia dengan hati yang menyembah. Ketika kita memuji Tuhan di tengah malam, saat menghadapi tekanan, pergumulan, atau ketidakpastian, kita sedang menyatakan bahwa Tuhan layak menerima kemuliaan.
Kita harus tetap setia melayani Tuhan dalam setiap musim kehidupan. Mungkin pelayanan kita tidak selalu dilihat oleh manusia. Teruslah melayani dengan sukacita, terus memuji Dia dalam segala keadaan. Percayalah, tidak ada satu pun kesetiaan yang luput dari perhatian Tuhan. Tuhan akan memberikan upah pada waktu-Nya.
|| Melayani Tuhan wajib dilakukan oleh semua anak Tuhan. ||
Renungkan:
- Mengapa saya harus melayani Tuhan?
- Kapan saya harus melayani Tuhan?
Doa:
(Apa yang Tuhan Yesus sampaikan melalui pembacaan firman Tuhan hari ini?)

