Amsal 31:1-31
(Ayat 6) Berikanlah minuman keras itu kepada orang yang akan binasa, dan anggur itu kepada yang susah hati.
Amsal 31:6 mengajarkan bahwa minuman keras pada zaman itu diberikan kepada orang yang sedang menghadapi penderitaan berat dan kesusahan hati. Penulis Amsal menggambarkan kenyataan bahwa manusia dapat mengalami pergumulan yang begitu berat sehingga merasa kehilangan harapan. Namun, sebagai orang percaya, kita perlu memahami bahwa penghiburan sejati bukan berasal dari minuman keras atau pelarian duniawi, melainkan dari kasih dan kehadiran Tuhan dalam hidup kita.
Dalam kehidupan ini, setiap orang dapat mengalami kesedihan, kekecewaan, kehilangan, dan tekanan hidup. Ada kalanya kita merasa tidak sanggup menghadapi semuanya seorang diri. Namun, Tuhan mengundang kita untuk datang kepada-Nya dengan hati yang terbuka. Mazmur 34:19 berkata, “Tuhan itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.” Tuhan tidak pernah menutup mata terhadap air mata dan pergumulan kita.
Ketika kita melihat orang lain sedang mengalami kesusahan, janganlah kita menghakimi atau menjauhi mereka. Sebaliknya, jadilah alat Tuhan untuk memberikan penghiburan, perhatian, dan pertolongan. Terkadang, sebuah doa, perkataan yang menguatkan, atau kesediaan untuk mendengarkan dapat menjadi saluran kasih Tuhan bagi orang yang sedang terluka.
Sebagai anak Tuhan, kita dipanggil bukan hanya untuk menikmati penghiburan dari Tuhan, tetapi juga untuk membagikannya kepada sesama. Melalui keberadaan kita, jiwa-jiwa ketika dalam masalah dan pergumulan mencari penghiburan yang sejati yang datang dari Tuhan.
|| Dunia memberikan penghiburan sesaat, tetapi Tuhan memberikan penghiburan sejati. ||
Renungkan:
- Apa yang dunia ajarkan ketika dalam pergumulan dan mencari penghiburan?
- Bagaimana mendapatkan penghiburan sejati?
Doa:
(Apa yang Tuhan Yesus sampaikan melalui pembacaan firman Tuhan hari ini?)

