SELALU ADA HARAPAN

Miliki Pengharapan

Pengkhotbah 9:1-18
(Ayat 4) Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik daripada singa yang mati.

Firman Tuhan mengingatkan bahwa orang yang masih hidup mempunyai harapan. Jangan pernah menganggap hidup kita sudah berakhir hanya karena menghadapi kegagalan, penderitaan atau keadaan yang sulit. Kehidupan adalah anugerah dari Tuhan. Selama kita masih hidup, selalu ada kesempatan untuk berharap, berubah dan memperbaiki kesalahan.

Pengkhotbah memberikan gambaran bahwa seekor anjing yang masih hidup lebih baik daripada singa yang sudah mati. Singa melambangkan kekuatan dan kebesaran sedangkan anjing dianggap sebagai binatang yang rendah. Namun, sebesar apa pun kekuatannya, ketika sudah mati, semuanya tidak lagi berarti.

Kita jangan menyerah ketika menghadapi persoalan hidup. Selama Tuhan masih memberikan kehidupan, jangan kehilangan pengharapan. Tuhan sanggup membuka jalan yang baru, memulihkan keadaan dan memberikan kekuatan untuk melewati setiap pergumulan. Masa lalu tidak harus menentukan masa depan kita.

Jangan sia-siakan kehidupan yang Tuhan berikan. Gunakan setiap kesempatan untuk hidup dalam iman, mengasihi sesama, melayani Tuhan, dan menjadi berkat bagi banyak orang. Selama masih ada kehidupan, masih ada kesempatan untuk mengalami kasih, kuasa, dan pertolongan Tuhan. Jangan kita menyerah sebab bersama Tuhan selalu ada harapan!

|| Hidup adalah anugerah Tuhan dan selalu ada harapan di dalam Tuhan. ||

Renungkan:

  • Kenapa saya tidak boleh menyerah selama masih memiliki kehidupan?
  • Apa yang harus saya lakukan ketika dalam pergumulan?

Doa:
(Apa yang Tuhan Yesus sampaikan melalui pembacaan firman Tuhan hari ini?)