HATI YANG GEMBIRA

Hati Yang Gembira Adalah Obat

Amsal 17:1-28 (Ayat 22) Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang.

HATI YANG GEMBIRA

Takut Akan Tuhan

Amsal 17:1-28 (Ayat 22) Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang.

JAGA HATI

Jaga Hati

Amsal 4:1-27 (Ayat 23) Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.

JAGA HATI

Jaga Hati

Amsal 4:1-27 (Ayat 23) Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.

HATI YANG BIJAKSANA

Hati Yang Bijaksana

Mazmur 90:1-17 (Ayat 12) Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.

HATI YANG BIJAKSANA

Salib Yesus

Mazmur 90:1-17 (Ayat 12) Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.

HATI YANG TULUS

Hati Dan Roh Yang Baru

Mazmur 73:1-28 (Ayat 1) Sesungguhnya Allah itu baik bagi mereka yang tulus hatinya, bagi mereka yang bersih hatinya.

HATI YANG TULUS

DHK-Hukum Tabur Tuai

Mazmur 73:1-28 (Ayat 1) Sesungguhnya Allah itu baik bagi mereka yang tulus hatinya, bagi mereka yang bersih hatinya.

HATI MENJADI PANAS

DH-Awal Dan Akhir Sama

Ester 5:1-14 (Ayat 9) Pada hari itu keluarlah Haman dengan hati riang dan gembira; tetapi ketika Haman melihat Mordekhai ada di pintu gerbang istana raja, tidak bangkit dan tidak bergerak menghormati dia, maka sangat panaslah hati Haman kepada Mordekhai.

HATI MENJADI PANAS

Lepaskan Beban

Ester 5:1-14 (Ayat 9) Pada hari itu keluarlah Haman dengan hati riang dan gembira; tetapi ketika Haman melihat Mordekhai ada di pintu gerbang istana raja, tidak bangkit dan tidak bergerak menghormati dia, maka sangat panaslah hati Haman kepada Mordekhai.

LUNAKKAN HATI TUHAN

Tuhan Melihat Hati

2 Tawarikh 33:1-25 (Ayat 12) Dalam keadaan yang terdesak ini, ia berusaha melunakkan hati Tuhan, Allahnya; ia sangat merendahkan diri di hadapan Allah nenek moyangnya.

LUNAKKAN HATI TUHAN

Jangan Melayani

2 Tawarikh 33:1-25 (Ayat 12) Dalam keadaan yang terdesak ini, ia berusaha melunakkan hati Tuhan, Allahnya; ia sangat merendahkan diri di hadapan Allah nenek moyangnya.