Yesaya 2:1-22 (Ayat 4) Ia akan menjadi hakim antara bangsa-bangsa dan akan menjadi wasit bagi banyak suku bangsa; maka mereka akan menempa pedang-pedangnya menjadi mata bajak dan tombak-tombaknya menjadi pisau pemangkas; bangsa tidak akan lagi mengangkat pedang terhadap bangsa, dan mereka tidak akan lagi belajar perang.
HAKIM BAGI BANGSA-BANGSA
Yesaya 2:1-22 (Ayat 4) Ia akan menjadi hakim antara bangsa-bangsa dan akan menjadi wasit bagi banyak suku bangsa; maka mereka akan menempa pedang-pedangnya menjadi mata bajak dan tombak-tombaknya menjadi pisau pemangkas; bangsa tidak akan lagi mengangkat pedang terhadap bangsa, dan mereka tidak akan lagi belajar perang.
DOSA MENJADI PENGHALANG
Yesaya 1:1-31 (Ayat 15) Apabila kamu menadahkan tanganmu untuk berdoa, Aku akan memalingkan muka-Ku, bahkan sekalipun kamu berkali-kali berdoa, Aku tidak akan mendengarkannya, sebab tanganmu penuh dengan darah.
DOSA MENJADI PENGHALANG
Yesaya 1:1-31 (Ayat 15) Apabila kamu menadahkan tanganmu untuk berdoa, Aku akan memalingkan muka-Ku, bahkan sekalipun kamu berkali-kali berdoa, Aku tidak akan mendengarkannya, sebab tanganmu penuh dengan darah.
CINTA YANG DI METERAI
Kidung Agung 8:1-14 (Ayat 6) Taruhlah aku seperti meterai pada hatimu, seperti meterai pada lenganmu, karena cinta kuat seperti maut, kegairahan gigih seperti dunia orang mati, nyalanya adalah nyala api, seperti nyala api Tuhan!
CINTA YANG DI METERAI
Kidung Agung 8:1-14 (Ayat 6) Taruhlah aku seperti meterai pada hatimu, seperti meterai pada lenganmu, karena cinta kuat seperti maut, kegairahan gigih seperti dunia orang mati, nyalanya adalah nyala api, seperti nyala api Tuhan!
CANTIK DAN KOKOH
Kidung Agung 7:1-13 (Ayat 6) Betapa cantik, betapa jelita engkau, hai tercinta di antara segala yang disenangi.
CANTIK DAN KOKOH
Kidung Agung 7:1-13 (Ayat 6) Betapa cantik, betapa jelita engkau, hai tercinta di antara segala yang disenangi.
PUJILAH SELALU PASANGAN KITA
Kidung Agung 6:1-13 (Ayat 4) Cantik engkau, manisku, seperti kota Tirza, juita seperti Yerusalem, dahsyat seperti bala tentara dengan panji-panjinya.
PUJILAH SELALU PASANGAN KITA
Kidung Agung 6:1-13 (Ayat 4) Cantik engkau, manisku, seperti kota Tirza, juita seperti Yerusalem, dahsyat seperti bala tentara dengan panji-panjinya.
JANGAN SAMPAI MENYESAL
Kidung Agung 5:1-16 (Ayat 6) Kekasihku kubukakan pintu, tetapi kekasihku sudah pergi, lenyap. Seperti pingsan aku ketika ia menghilang. Kucari dia, tetapi tak kutemui, kupanggil, tetapi tak disahutnya.
JANGAN SAMPAI MENYESAL
Kidung Agung 5:1-16 (Ayat 6) Kekasihku kubukakan pintu, tetapi kekasihku sudah pergi, lenyap. Seperti pingsan aku ketika ia menghilang. Kucari dia, tetapi tak kutemui, kupanggil, tetapi tak disahutnya.







