Kidung Agung 4:1-16 (Ayat 8) Turunlah kepadaku dari gunung Libanon, pengantinku, datanglah kepadaku dari gunung Libanon, turunlah dari puncak Amana, dari puncak Senir dan Hermon, dari liang-liang singa, dari pegunungan tempat macan tutul!
KASIH TUHAN MENGALIR DARI ATAS
Kidung Agung 4:1-16 (Ayat 8) Turunlah kepadaku dari gunung Libanon, pengantinku, datanglah kepadaku dari gunung Libanon, turunlah dari puncak Amana, dari puncak Senir dan Hermon, dari liang-liang singa, dari pegunungan tempat macan tutul!
PERASAAN RINDU
Kidung Agung 3:1-11 (Ayat 1-2) Di atas ranjangku pada malam hari kucari jantung hatiku. Kucari, tetapi tak kutemui dia. Aku hendak bangun dan berkeliling di kota; di jalan-jalan dan di lapangan-lapangan kucari dia, jantung hatiku. Kucari, tetapi tak kutemui dia.
PERASAAN RINDU
Kidung Agung 3:1-11 (Ayat 1-2) Di atas ranjangku pada malam hari kucari jantung hatiku. Kucari, tetapi tak kutemui dia. Aku hendak bangun dan berkeliling di kota; di jalan-jalan dan di lapangan-lapangan kucari dia, jantung hatiku. Kucari, tetapi tak kutemui dia.
KECERIAAN DALAM HUBUNGAN
Kidung Agung 2:1-17 (Ayat 13) Pohon ara mulai berbuah, dan bunga pohon anggur semerbak baunya. Bangunlah, manisku, jelitaku, marilah!
KECERIAAN DALAM HUBUNGAN
Kidung Agung 2:1-17 (Ayat 13) Pohon ara mulai berbuah, dan bunga pohon anggur semerbak baunya. Bangunlah, manisku, jelitaku, marilah!
MINYAK NARWASTU
Kidung Agung 1:1-17 (Ayat 12) Sementara sang raja duduk pada mejanya, semerbak bau narwastuku.
MINYAK NARWASTU
Kidung Agung 1:1-17 (Ayat 12) Sementara sang raja duduk pada mejanya, semerbak bau narwastuku.
TAKUT AKAN TUHAN
Pengkhotbah 12:1-14 (Ayat 13) Akhir kata dari segala yang didengar ialah: takutlah akan Allah dan berpeganglah pada perintah-perintah-Nya, karena ini adalah kewajiban setiap orang.
TAKUT AKAN TUHAN
Pengkhotbah 12:1-14 (Ayat 13) Akhir kata dari segala yang didengar ialah: takutlah akan Allah dan berpeganglah pada perintah-perintah-Nya, karena ini adalah kewajiban setiap orang.
TABUR TERUS
Pengkhotbah 11:1-10 (Ayat 6) Taburkanlah benihmu pagi-pagi hari, dan janganlah memberi istirahat kepada tanganmu pada petang hari, karena engkau tidak mengetahui apakah ini atau itu yang akan berhasil, atau kedua-duanya sama baik.
TABUR TERUS
Pengkhotbah 11:1-10 (Ayat 6) Taburkanlah benihmu pagi-pagi hari, dan janganlah memberi istirahat kepada tanganmu pada petang hari, karena engkau tidak mengetahui apakah ini atau itu yang akan berhasil, atau kedua-duanya sama baik.







